Tim Produksi Benih BRMP Sulbar Lakukan Pengamatan Pertumbuhan Padi di Kab Mamuju
KALUKKU-Tim Kegiatan Produksi Benih Sumber Spesifik Lokasi Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Barat melaksanakan kegiatan pengamatan pertumbuhan tanaman padi di Desa Beru-beru, Kecamatan Kalukku Kabupaten Mamuju. Kegiatan ini dilaksanakan di lahan milik kelompok tani kooperator, yaitu Kelompok Tani Padaelo dan Kelompok Tani Sinar Maros, dan turut dihadir perwakilan dari Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih (BPSB) dan petani setempat.
Kegiatan pengamatan dilakukan secara berkala guna meninjau langsung perkembangan tanaman serta mengidentifikasi potensi kendala di lapangan, seperti serangan hama dan pertumbuhan gulma. Sebagai langkah pengendalian, kelompok tani telah menerapkan aplikasi insektisida dan herbisida secara tepat guna, yang terbukti efektif menjaga kesehatan tanaman meskipun kondisi lahan dinilai cukup subur. Namun demikian, gulma terutama rumput liar yang tumbuh di sekitar areal tanam masih menjadi perhatian penting untuk pengendalian lanjutan.
Variatas yang dikembangkan Inpari 32 HDB dan Padjadjaran Agritan, dengan target produksi sebesar 24 ton benih dari total luas tanam 8 hektare. Benih yang diproduksi dari kegiatan ini untuk mendukung program swasembada pangan khususnya di wilayah Provinsi Sulawesi Barat.
Sesuai Tugas dan Fungsi BRMP memiliki peran strategis sebagai penyedia benih sumber melalui Peraturan Menteri Pertanian Nomor 10 Tahun 2025 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis. BRMP melaksanakan fungsi penyediaan benih sumber berkualitas.
Sementara itu, BPSB berperan sebagai mitra dalam melakukan pengawasan dan pengujian mutu benih, guna memastikan bahwa benih yang dihasilkan memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan dan layak untuk diedarkan.
Melalui sinergi antara BRMP Sulawesi Barat, BPSB, dan kelompok tani, diharapkan produksi benih padi yang dihasilakan di Kabupaten Mamuju, dapat meningkat secara signifikan. Keberhasilan ini diharapkan memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat sistem perbenihan nasional, serta mendukung pencapaian kedaulatan dan swasembada pangan di Sulawesi Barat dan wilayah sekitarnya.